Jl. Karang Taruna No.1, Semarang
LOGIN CMS
Beranda Berita
DAFTAR
UMKM

Sinergi DPRD JATENG dan Karang Taruna Kota Semarang Tingkatkan Kualitas Kebijakan Melalui Seni Tradisional dan Kepedulian Sosial

15 September 2026, 17:20 WIB | Katamedia
Sinergi DPRD JATENG dan Karang Taruna Kota Semarang Tingkatkan Kualitas Kebijakan Melalui Seni Tradisional dan Kepedulian Sosial

KATAMEDIA – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ibu Krisseptiana, S.H., M.M., atau yang akrab disapa Tia Hendi, menjalin kolaborasi strategis dengan Karang Taruna Kota Semarang melalui acara bertajuk "Peningkatan Kualitas Kebijakan Melalui Media Tradisional". Kegiatan ini menjadi momentum bertemunya unsur legislatif dan elemen kepemudaan untuk memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus melestarikan budaya lokal.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini diisi dengan dua agenda utama yang menyentuh langsung aspek sosial dan kebudayaan masyarakat:

  • Pemberian apresiasi khusus kepada Sanggar Tari Sobokarti. Apresiasi ini diberikan atas konsistensi sanggar dalam merawat kesenian tradisional, yang kini didorong sebagai media interaktif untuk menyosialisasikan dan merumuskan kebijakan agar lebih mudah diterima masyarakat.

  • Pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial di tengah dinamika ekonomi yang dihadapi warga Semarang.

Dalam acara tersebut, Ketua Karang Taruna Kota Semarang Suragah Rambing memberikan pesan tegas mengenai peran vital generasi muda. Ia mengingatkan bahwa organisasi kepemudaan harus kembali pada khittahnya sebagai pelayan masyarakat.

"Pemuda itu harus memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kehadiran dan kerja nyata kita harus benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, karena itulah tanggung jawab dan identitas kita sebagai keluarga besar Karang Taruna," tegasnya di hadapan para pemuda karang taruna sekota Semarang.

Menyambung semangat tersebut, Ibu Tia Hendi memberikan arahan inspiratif terkait landasan moral yang harus dimiliki oleh para pemuda dalam menyikapi perkembangan zaman.

"Pemuda itu harus baik akhlaknya dan memiliki kepedulian yang nyata. Dengan akhlak yang baik, pemuda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh menjadi agen perubahan yang menghargai budayanya sendiri, serta mampu mengawal kebijakan agar selalu berpihak pada rakyat," tutur Tia Hendi.

Rangkaian acara ini ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan ramah tamah. Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan sinergi antara pemangku kebijakan, pelestari seni tradisional, dan pemuda dapat terus terjalin untuk membawa dampak positif bagi kemajuan Kota Semarang.

Bagikan: